PSAK No. 49:Akuntansi Reksa Dana

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NOMOR 49

AKUNTANSI REKSA DANA

Paragraf-paragraf standar, yang dicetak dengan format tebal dan miring, harus dibaca dalam konteks paragraf-paragraf penjelasan dan panduan implementasi dalam Pernyataan ini. Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur-unsur yang tidak material (immaterial items).

PENDAHULUAN

Karakteristik Usaha Reksa Dana

01 Dana yang dihimpun pada suatu reksa dana dapat ditarik setiap saat oleh pemodal melalui penjualan unit penyertaan kepada reksa dana tersebut.

02 Nilai Aktiva Bersih reksa dana merupakan nilai dari seluruh unit penyertaan yang dijual oleh reksa dana kepada investor. Nilai Aktiva Bersih reksa dana terbuka harus tersedia setiap hari bursa.

03 Bapepam sebagai pembina dan pengawas reksa dana memerlukan informasi keuangan khusus yang mungkin tidak tersedia dalam laporan keuangan yang disajikan berdasarkan Pernyataan ini.

Tujuan

04 Pernyataan ini bertujuan untuk mengatur akuntansi bagi reksa dana terbuka. Ruang Lingkup

05 Pernyataan ini mengatur perlakuan akuntansi untuk transaksi khusus yang berkaitan dengan reksa dana. Hal-hal yang tidak diatur dalam Pernyataan ini diperlakukan dengan mengacu pada prinsip akuntansi yang berlaku umum.

06 Pernyataan ini berlaku bagi setiap laporan keuangan reksa dana yang disajikan untuk pihak eksternal.

49.1

AKUNTANSI REKSA DANA
PSAK No. 49
07 Pernyataan ini tidak mengatur perlakuan akuntansi bagi investor atas penyertaannya pada suatu reksa dana.

DEFINISI

Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Reksa Dana Terbuka adalah reksa dana yang dapat menawarkan dan membeli kembali saham-sahamnya dari pemodal sampai dengan sejumlah modal yang telah dikeluarkan.

Kustodian adalah pihak yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi efek, dan mewakil pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.

Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti hutang dan unit penyertaan kontrak investasi kolektif. Termasuk dalam pengertian efek adalah kontrak berjangka dan setiap derivatif lain dad efek.

Transaksi Reksa Dana untuk Portofolio Efek

08 Transaksi portofolio efek diakui dalam laporan keuangan reksa dana pada saat timbulnya perikatan atas transaksi efek.

09 Dalam transaksi efek di pasar reguler, tanggal timbulnya perikatan transaksi berbeda dengan tanggal penyelesaian transaksi. Risiko, manfaat, dan potensi ekonomi timbul pada tanggal perikatan transaksi tersebut, meskipun penyerahan atau penyerahan efek belum terjadi. Laporan keuangan reksa dana harus menyajikan piutang transaksi efek atas tagihan yang timbul kepada perusahaan efek dari penjualan efek pada tanggal perdagangan dan hutang transaksi efek atas kewajiban yang timbul dari pembelian efek kepada perusahaan efek pada tanggal perdagangan.

Penilaian Portofolio Reksa Dana

10 Portofolio efek din/lai berdasarkan harga pasar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar dilaporkan dalam laporan operas! dan perubahan aktiva bersih periode berjalan.

49.2

AKUNTANSI REKSA DANA
PSAK No. 49
11 Efek yang diperdagangkan di bursa mempunyai tingkat likuiditas yang tinggi dan mengalami perubahan harga yang cukup cepat. Oleh karena itu, penilaian berdasarkan harga pasar lebih mencerminkan nilai yang dapat direalisasi. Harga pasar tersedia di bursa dan dipublikasikan secara harian. Dalam hal suatu efek tercatat pada lebih dari satu bursa, maka harga pasar yang digunakan adalah harga terakhir pada bursa utama dimana efek tersebut diperdagangkan.

12 Untuk efek dalam portofolio reksa dana yang perdagangannya tidak likuid atau harga pasar yang tersedia tidak dapat diandalkan, maka efek tersebut dinilai berdasarkan nilai wajar.

13 Meskipun suatu efek tercatat di bursa, dapat terjadi bahwa harga pasar efek tersebut tidak tersedia atau tidak dapat diandalkan, karena efek tersebut tidak aktif diperdagangkan. Dalam hal demikian, harus ditentukan nilal wajar dari efek tersebut.

Beban dan Pendapatan

Beban yang Berhubungan dengan Pengelolaan Investasi

14 Beban yang berhubungan dengan pengelolaan investasi diakui secara akrual dan harian.

15 Sesuai dengan karakteristiknya, reksa dana menerbitkan laporan nilai aktiva bersih setiap hari. Oleh karena itu, perhitungan beban harus dilakukan secara harian.

16 Beban yang berhubungan dengan kegiatan reksa dana antara lain termasuk:
(a) beban pengelolaan investasi sebagai imbalan atas jasa manajer investasi;
(b) beban transaksi yang terdiri dari beban jasa pialang, beban bursa, dan beban lain yang terkait dengan transaksi yang dilakukan untuk kepentingan portofolio efek;
(c) beban kustodian sebagai imbalan atas jasa kustodian; dan
(d) beban penerbitan prospektus.

17 Pada umumnya jumlah beban reksa dana dan beban kustodian ditentukan dalam kontrak berdasarkan persentase tertentu dari nilai aktiva bersih harian reksa dana yang bersangkutan.

49.3

AKUNTANSI REKSA DANA
PSAK No. 49
Keuntungan (Kerugian) Investasi Reksa Dana

18 Keuntungan (kerugian) investasi yang telah direalisasi dan yang belum direalisasi diakui pads laporan laba rugi periode berjalan.

19 Dalam kegiatan mengelola dana pada suatu reksa dana, manajer investasi menginvestasikan dana tersebut dalam portofolio efek. Keuntungan atau kerugian investasi berasal baik dari penjualan efek maupun dari kenaikan (penurunan) nilai wajar efek. Untuk pelaporan reksa dana, keuntungan atau kerugian tersebut dibagi ke dalam dua klasifikasi, yaitu:
(a) Keuntungan (kerugian) yang sudah direalisasi; dan
(b) Keuntungan (kerugian yang belum direalisasi.

20 Keuntungan (kerugian) yang berasal dari penjualan efek merupakan keuntungan (kerugian) yang telah direalisasi, sedangkan yang berasal dari kenaikan (penurunan) nilai wajar efek merupakan keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi. Piutang bunga dari efek hutang merupakan keuntungan yang belum direalisasi.

21 Dalam menghitung keuntungan (kerugian) penjualan efek digunakan metode rata-rata untuk penilaian harga pokok yang dianut oleh industri reksa dana.

Pendapatan dari Pembagian Hak oleh Perusahaan

22 Pendapatan dari pembagian hak oleh perusahaan diakui pads tanggal ex (ex-date).

23 Dari kegiatan investasi pada saham dalam portofolio efek, akan diperoleh dividen, saham bonus dan hak lain yang dibagikan oleh perusahaan. Untuk saham yang tercatat di bursa saham, pada pembagian hak tersebut dikenal beberapa tahapan, yaitu:
(a) tanggal pengumuman dividen oleh perusahaan;
(b) tanggal cum (cum-date), yaitu tanggal yang menyatakan bahwa semua saham beredar dari perusahaan dimaksud memiliki hak atas dividen atau saham bonus atau hak lain yang akan dibagikan;
(c) tanggal ex (ex-date), yaitu tanggal dimana saham perusahaan dimaksud tidak memiliki hak atas dividen, saham bonus atau hak lain.

24 Pada tanggal ex (ex-date) harga pasar dari saham yang tercatat di bursa cenderung untuk terpengaruh turun karena tidak lagi memiliki klaim atas hak yang diumumkan perusahaan. Oleh sebab itu, pembagian hak tersebut tidak dicatat pada tanggal cum (cum-date).

49.4

AKUNTANSI REKSA DANA
PSAK No. 49
Pendapatan Bunga

25 Pendapatan bunga dari efek hutang diakui secara akrual dan dilaporkan sebagai pendapatan yang belum direalisasi.

26 Potongan harga pembelian dari nilai pokok efek hutang diakui sebagai piutang bunga dan diamortisasi sebagai pendapatan bunga sepanjang umur efek hutang tersebut.

27 Obligasi yang dibeli dengan harga terpisah dari bunga berjalan, maka bunga yang dibayar tersebut diakui sebagai piutang bunga.

PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Reksa Dana

28 Laporan keuangan reksa dana terdiri dark
(a) Laporan aktiva dan kewajiban;
(b) Laporan operasi;
(c) Laporan perubahan aktiva bersih; dan
(d) Catatan atas laporan keuangan.

Laporan Aktiva dan Kewajiban

29 Tujuan laporan aktiva dan kewajiban adalah untuk menyediakan informasi mengenai aktiva, kewajiban, dan aktiva bersih suatu reksa dana dan informasi mengenai hubungan antar unsur tersebut pada waktu tertentu.

30 Laporan aktiva dan kewajiban disajikan dengan menggunakan metode tidak dikelompokkan (unclassified) sehingga aktiva dan kewajiban tidak dikelompokkan menjadi elemen lancar dan a%men tidak lancar. Pada bagian aktiva, akun portofolio efek disajikan pada urutan pertama, sedangkan akun lainnya berdasarkan urutan likuiditas. Akun kewajiban dilaporkan berdasarkan urutan jatuh tempo.

Laporan Operasi

31 Tujuan laporan operasi adalah untuk menyajikan perubahan aktiva bersih yang berasal dari seluruh aktivitas in vestasi reksa dana, dengan melaporkan pendapatan investasi berupa dividen, bunga, dan pendapatan lain-lain dikurangi beban-beban, jumlah keuntungan (kerugian) transaksi efek yang telah direalisasi, dan perubahan nilai wajar

49.5

AKUNTANSI REKSA DANA
PSAK No. 49
efek dalam portofolio efek yang belum direalisasi dalam satu periode. Penyajian tersebut akan membantu pengguna laporan untuk memahami kontribusi setiap aspek kegiatan investasi terhadap operasi reksa dana secara keseluruhan.

32 Laporan operasi disajikan dalam bentuk berjenjang (multiple-step) dengan memisahkan pendapatan dan beban investasi dari keuntungan (kerugian) yang berasal dari kenaikan atau penurunan nilai wajar portofolio efek (balk yang sudah direalisasi maupun yang belum direalisasi).

Laporan Perubahan Aktiva Bersih

33 Tujuan laporan perubahan aktiva bersih adalah untuk menyajikan informasi ringkas ten tang perubahan aktiva bersih dad operasi dan perubahan aktiva bersih yang berasal dari transaksi dengan pemegang saham atau pemilik unit penyertaan.

34 Laporan perubahan aktiva bersih disajikan dengan memisahkan antara perubahan aktiva bersih yang berasal dari operasi dan perubahan aktiva bersih yang berasal dari transaksi dengan pemegang saham atau pemilik unit penyertaan.

PENGUNGKAPAN

35 informasi berikut ini harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan:
(a) ikhtisar pembellan dan penjualan efek selama periode pelaporan yang memuat informasi untuk dap efek sebagai berikut:
(1) Efek ekuitas
(i) nama efek;
(ii) nilai total harga beli/jual;
(iii) jumlah efek.
(2) Efek hutang
(i) nama efek;
(ii) nilai total harga beli/jual
(iii) jumlah efek;
(iv) nilai nominal;
(v) tanggal jatuh tempo;
(vi) tingkat bunga;
(vii) peringkat efek
(b) beban komisi Perantara Pedagang Efek selama periode pelaporan
(c) jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh pemodal dan yang dimiliki oleh manajer investasi

49.6

AKUNTANSI REKSA DANA
PSAK No. 49
(d) rinclan portofolio efek yang memuat informasi untuk dap efek sebagai berikut:
(i) nama efek;
(ii) nilai wajar,
(iii) jumlah efek;
(iv) nilai nominal untuk efek hutang;
(v) tanggal jatuh tempo;
(vi) tingkat bunga;
(vii) persentase nilai wajar dari efek terhadap total nilai wajar portofolio efek.

TANGGAL BERLAKU EFEKTIF

36 Pernyataan ini berlaku efektif untuk penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang mencakup periode laporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 1999. Penerapan lebih dini dianjurkan.

49.7

AKUNTANSI REKSA DANA PSAK No. 49
Ilustrasi 1

REKSA DANA INDONESIA
LAPORAN AKTIVA DAN KEWAJIBAN
31 DESEMBER 19X1 dan 19X0
(dalam jutaan rupiah kecuali nilai Aktiva Bersih per unit penyertaan)

Catatan 19×1 19X0

AKTIVA
Portofolio efek (biaya perolehan Rp XXX pada
tahun 19X1 dan Rp XXX pada tahun 19X0) XXX XXX
Kas XXX XXX
Piutang
Piutang Transaksi efek XXX XXX
Bunga dan dividen XXX XXX
Lain-lain XXX XXX
Aktiva lain-lain XXX XXX

JUMLAH AKTIVA XXX XXX

KEWAJIBAN
Utang XXX XXX
Utang transaksi efek XXX XXX
Lain-lain XXX XXX

JUMLAH KEWAJIBAN XXX XXX

AKTIVA BERSIH XXX XXX

Jumlah unit penyertaan yang beredar XXX XXX

Nilai aktiva bersih per unit penyertaan XXX XXX

49.8

PSAK No. 49
AKUNTANSI REKSA DANA
Ilustrasi 2
PENDAPATAN INVESTASI
Bunga XXX XXX
Dividen XXX XXX
Lain-lain XXX XXX

Jumlah Pendapatan Investasi XXX XXX

BEBAN INVESTASI
Pengelolaan Investasi XXX XXX
Kustodian XXX XXX
Lain-lain XXX XXX

Jumlah Beban Investasi XXX XXX

PENDAPATAN INVESTASI BERSIH XXX XXX

KEUNTUNGAN (KERUGIAN) INVESTASI
(YANG TELAH DAN BELUM DIREALISASIKAN)
Keuntungan investasi yang telah direalisasi XXX XXX
Keuntungan investasi yang belum direalisasi XXX XXX

JUMLAH KEUNTUNGAN INVESTASI BERSIH XXX XXX

KENAIKAN AKTIVA BERSIH DARI AKTIVITAS OPERASI XXX XXX

REKSA DANA INDONESIA
LAPORAN OPERASI
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER
(dalam jutaan rupiah)
Catatan 19X1 19X0
49.9

1 Ilustrasi 3
2
3 REKSA DANA INDONESIA
4 LAPORAN PERUBAHAN AKTIVA BERSIH
5 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER
6 (dalam jutaan rupiah)
7
8
9 Catatan 19X l 19X0
10
11 KENAIKAN AKTIVA BERSIH DARI
12 AKTIVITAS OPERASI
13 Pendapatan investasi – bersih XXX XXX
14 Keuntungan investasi yang telah direalisasi XXX XXX
15 Keuntungan investasi yang belum direalisasi XXX XXX
16
17 Jumlah kenaikan aktiva bersih dari aktivitas operasi XXX XXX
18
19 TRANSAKSI DENGAN PEMEGANG UNIT
20 PENYERTAAN
21 Penjualan unit penyertaan XXX XXX
22 Perolehan kembali unit penyertaan XXX XXX
23 Distribusi kepada pemegang unit penyertaan XXX XXX
24
25 Jumlah transaksi dengan pemegang unit penyertaan XXX XXX
26
27 JUMLAH KENAIKAN AKTIVA BERSIH XXX XXX
28
29 AKTIVA BERSIH PADA AWAL TAHUN XXX XXX
30
31 AKTIVA BERSIH PADA AKHIR TAHUN XXX XXX
32
33
34
35
36
37
38
39
40

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: